Thursday, 26 April 2012

laporan praktikum konduktor dan isolator


Konduktor dan Isolator
A . Tujuan Kegiatan :

1) Merancang percobaan untuk menguji apakah suatu benda termasuk
konduktor dan isolator.
2) Melakukan percobaan untuk menyelidiki benda-benda yang dapat
menghantarkan listrik dan yang tidak.
3) Menjelaskan benda-benda berdasarkan kemampuannya untuk
menghantarkan listrik.

 B . Landasan Teori :

Arus listrik sering berbahaya bagi manusia yang terkenan atau
tersengat listrik. Banyak kejadian kematian manusia akibat tersengat
listrik karena menyentuh bagian dari alat listrik yang mudah
menghantarkan arus listrik. Dalam kehidupan sehari-hari banyak
ditemukan berbagai listrik bahan atau benda yang pemanfaatannya
ditentukan berdasarkan sifatnya yang mudah atau sulit menghantarkan
listrik. Hampir semua bagian dari alat-alat elektronik atau perlengkapan
listrik yang mudah tersentuh tangan atau tubuh kita dibuat dari bahanbahan
yang tidak atau sulit mengalirkan arus listrik. Misalnya, plastik,
karet, kaca, adalah bahan-bahan yang tidak atau sulit menghantarkan arus
listrik. Bahan-bahan ini sering disebut isolator karena sifatnya yang dapat
mengisolasi listrik dari benda-benda lain. Pada bahan isolator elektronelektron
relati stabil, sehingga elektron sulit keluar dari inti atomnya.
Sebaliknya, jika diperlukan media untuk menghantarkan listrik
dengan baik dari satu bagian ke bagian lain, maka yang digunakan adalah
bahan-bahan yang mudah menghantarkan arus listrik. Bahan seperti ini
disebut konduktor atau penghantar listrik. Bahan yang termasuk jenis
konduktor antara lain, logam seperti tembaga, alumunium, timah, seng,
besi dan lain-lain. Penangkal petir yang terpasang di bangunan yang
tinggi terbuat dari logam tembaga karena tembaga adalah konduktor yang
baik. Di dalam bahan konduktor, elektron-elektron tidak terlalu kuat
diikat oleh inti atomnya, sehingga ketika tegangan listrik diberikan pada
bahan konduktor, elektron-elektron mudah lepas dan bergetar, hal ini
menyebabkan arus listrik mudah mengalir.

C . Alat dan Bahan yang Digunakan.
1. penjepit jlemuran berpegas
2. batu baterai ukuran (ukuran besar)
3. lembaran aluminium
4. selotip
5. bola lampu senter
6. penggaris
7. gunting
bahan yang diuji:
1.      gelang karet
2.      kertas
3.      beberapa mata uang.










D . Langkah Kerja.
- Gunting lembaran aluminium berbentuk empat persegi paniang, berukuran 60 cm x 30 cm.
-Lipat lembaran aluminium tersebut pada pertengahan arah membujur sebanyak lima kali untuk membentuk pita tipis sepanjang 60 cm.
- Potong pita aluminium tersebut pada pertengahannya untuk membuat dua pita masing-masing sepanjang 30 cm.
- Tempelkan dengan selotip satu ujung dari masing-masing pita. logam pada kutub-kutub batu batere.
- Lilitkan ujung yang bebas dari salah satu pita aluminium sekeliling kaki bola lampu senter. Kencangkan dengan penjepit jemuran.
-Coba konduktivitas dari bahan percobaan yang disediakan dengan menyentuhkan logarn di ujung bawah bola
ampu senter pada satu sisi bahan, bersamaan dengan menyentuhkan ujung yang bebas pita logam dengan sisi lain dari bahan percobaan.


http://arianto.net/images/stories/2.htm2.gif



E . Hasil Pengamatan
Tabel Pengamatan
No
Bahan
Konduktor
Isolator
Keadaan Lampu
Nyala
Padam
1
gelang karet




2
kertas




3
mata uang Logam












F . Pembahasan :
Hasil: Hanya bahan mata uang yang dapat membuat bola lampu senter menyala.
Mengapa? Rangkaian listrik adalah lintasan tempat elektron bergerak mengalir. Sakelar adalah sebuah bahan atau alat yang bertinclak sebagai jembatan atau jalan kecil untuk elektron. Pada saat sakelar ditutup, elektron dapat bergerak bebas melaluinya, tetapi jika sakelar dibuka, elektron berhenti. Bahan yang' diuji yang memungkinkan elektron mengalir melaluinya, hanyalah yang terbuat dari logam. Menyentuhkan penjepit kertas pada salah satu sisi dari sepotong logam dan ujung bola lampu pada sisi yang lain, memungkinkan elektron rriengalir keluar dari kutub negatif batere melalui pita aluminium (konduktor) ke dalam bola lampu. Elektron melanjutkan perjalanannya dari bola lampu melalui pita aluminium dan kembali masuk ke kutub positif batere. Selama. tidak terjadi pernutusan pada rangkaian, elektron terus mengalir dan bola lampu terus menyala.


Untuk mengetahui tingkat penguasaan saudara terhadap kegiatan praktikum
konduktor dan isolator, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Jelaskan perbedaan antara konduktor dan isolator?
2. Kelompokkanlah benda-benda berikut ini, apakah termasuk konduktor atau
isolator:
a. Peniti; b. Plastik; c. Daun; d. Kaca; e. Kayu; f. Paku; g. Sendok;
h. lidi; i. jarum
3. Mengapa perabot alat rumah tangga misalnya cerek, setrika, panci untuk memasak
selalu ada bahan terbuat dari kayu, plastik, atau kaca?
4. Bahan apa saja yang digunakan untuk membuktikan konduktor dan isolator?
5. Bagaimana cara membuktikan konduktor dan isolator?


G . Kesimpulan:
Tidak semua jenis bahan dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Ada
bahan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik ada pula bahan yang
sangat buruk menghantarkan listrik.
Bahan-bahan yang sangat baik daya hantarnya disebut konduktor sedang
yang sangat buruk daya hantarnya disebut isolator.
Sebuah lampu pijar dalam rangkaian listrik hanya menyala ketika
rangkaian itu dalam keadaan tertutup, yang berarti bahwa energi listrik dapat
mengalir dari sumber energi (baterai), meninggalkan baterai pada satu kutub,
menuju ke lampu pijat, dan berubah menjadi energi panas dan cahaya.
Hal penting yang perlu diketahui baik baterai maupun lampu pijar
mempunyai dua terminal untuk membentuk hubungan tertutup.
Dengan sebuah baterai, sebuah lampu pijar dan satu kabel, para siswa
dapat menguji berbagai susunan dan melihat apakah lampu menyala atau tidak.
Terang nyala lampu pijar tergantung pada tegangan baterai (Beberapa
banyak voltase yang disediakan).

2 comments:

Widi Septian said...

Terimakasih banyak atas informasinya gan. Sangat bermanfaat sekali.
tambah lagi informasinyah.

visit : http://www.rajalistrik.com/

Mis Leuwiseeng said...

makasih banget. infonya sangat bermanfaat. ini semua akan dicoba di sekolah kami

Post a Comment

 
;